Category Archives: Keluarga

Rayakan Malam Tahun Baru 2015 di Rumah

new_year_2015Malam ini adalah malam terakhir tahun 2014 dan beberapa jam lagi akan memasuki tahun 2015. Seperti biasanya, saya selalu berada di rumah dan menikmati suasana malam tahun baru bersama keluarga.

Pengennya menyelesaikan tugas yang diberikan oleh Dosen, namun pikiran saya sedang tidak tertuju untuk mengerjakannya. Untuk mengisi waktu luang, gak ada salahnya saya menuangkan sebuah tulisan di blog saya. Hitung-hitung sebagai tulisan terakhir saya di tahun 2014. Tulisan saya masih ada kaitannya dengan suasana malam tahun baru.

 Sejak pukul 19.00 (ba’da Isya), anak saya Ayu yang baru berumur 7 tahun mulai merengkek meminta saya tuk keluar melihat kembang api, yang mulai sore tadi sudah terdengar dari segala penjuru. Saya hanya menjawab singkat “sekarang belum rame, ntar jam 12 malam baru kita jalan-jalan”. Namun, sesekali terdengar bunyi dentuman petasan dan kembang api. Untuk menenangkan si kecil, saya ajak mereka duduk bersama-sama di depan laptop. Jurus “Youtube” mulai saya gunakan untuk membuka beberapa film kesukaan anak-anak. Alhamdulillah mereka menjadi betah duduk berlama-lama di depan laptop. Mulai dari film Upin Ipin, Berbie, Marsa and The Bear juga lagu anak-anak.

Biar mereka sedikit lebih sedang, ketika mulai terdengar bunyi letupan petasan/mercon, saya ajak mereka ke depan pintu rumah tuk melihat kembang api yang kebetulan masih bisa terlihat dengan jelas.

 Saat saya menulis ini, anak-anak sudah mulai tertidur. Alhamdulillah, karena gak perlu lagi mengajak mereka keluar rumah hanya sekedar melihat kembang api yang sama sekali tidak bermanfaat. Apalagi suasana di luar rumah mulai terasa dingin.

 Pukul 21.45…sayup-sayup terdengar suara musik tak jauh dari rumah. Saya mencoba keluar rumah dan memastikan dimana sumber musik tersebut. Ternyata, di depan lobi kampus sedang ada persiapan penyambutan malam pergantian tahun oleh beberapa rekan pegawai STPP. Saya jadi teringat, sore tadi sempat ada pemberitahuan yang diumumkan melalui pengeras suara bahwa malam nanti setelah sholat Isya, akan diadakan acara doa bersama untuk menyambut pergantian tahun yang bertempat di lobi kampus STPP Malang. Entah nanti akan ada mercon/petasan atau gak saya juga gak tahu, karena saya pun tidak ikut dalam kegiatan itu.

Syukurlah, saya masih sempat diiringi lagu “perpisahan” yang mulai terdengar jelas, membuat saya semakin menikmati suasana malam ini walau hanya duduk di depan laptop.

Untuk yang merayakan malam tahun baru di luar rumah, nih ada beberapa tips dari saya agar perayaan malam tahun baru terasa aman :

  1. Jangan kenakan perhiasan yg mencolok atau terlalu berlebihan
  2. Jaga selalu barang berharga seperti dompet dan HP
  3. Jangan menenteng dompet
  4. Kunci stang motor apabila parkir
  5. Kunci Helm anda saat motor di parkir
  6. Jangan ngebut-ngebutan di jalan raya
  7. Hindari minum minuman keras
  8. Yang terakhir adalah jangan lupa pulang ke rumah

Happy New Year 2015 dan sampai ketemu pada tulisa-tulisan saya di tahun 2015 mendatang.

Akhir Perjuangan Mama Bag. I

IMG-20120301-00202Hari ini tanggal 24 Agustus 2013 ternyata merupakan hari terakhir saya bisa bercanda tawa dengan Mamaku tersayang. Dia telah pergi meninggalkan saya anak semata wayangnya. Lengkap sudah saya menyandang status anak Yatim Piatu, karena sebelumnya pada 30 tahun yang lalu, sang Ayah sudah pergi meninggalkan kami semua menghadap kehadirat-Nya, waktu itu saya masih berumur kurang lebih 3 tahun.

Continue Reading…..

Anakku

Bayiku

Anakku…
Kau adalah permata terindah dalam hidupku
Tiada yang lebih membuatku bahagia selain hadirmu
Karena kau adalah berkat Tuhan dalam hidupku

Anakku…
Senyummu, tawamu, candamu begitu menghiburku
Hilang semua penat ketika kau hadir
Semangatku bekerja menjadi lebih berkobar

Anakku…
Kuberikan nama indah untukmu
Itu adalah doa, harapan dan cintaku untukmu
Ku ingin kau seperti itu saat dewasa nanti

Anakku…
Aku tak berharap kau membalas semua yang telah kulakukan untukmu
Aku hanya ingin kau mencintaiku seperti aku sangat mencintai

Anakku…
Jika dewasa nanti, jadilah orang yang berguna dan mandiri
Aku tak ingin hidupmu menyusahkan siapapun
Karena itu semua yang kau butuhkan telah aku persiapkan.

Anakku…
Apapun yang terjadi di hidup ini teruslah melangkah
Jangan berhenti karena halangan
Sebab kau pasti bisa melalui itu semua
Dengan teguh pada iman dan percaya pada kelebihanmu

Anakku…
Aku tak akan pernah melupakanmu atau meninggalkanmu
Karena kaulah nafasku, hidupku dan pelitaku
Dan aku rela berkorban untuk kebahagiaanmu
Karena aku sangat mencintaimu

Sumber : Avebri

@pmarca Says

Marc Andreessen's Tweets in Blog Form

Aldy Forester Blog

Tawaqal, Ikhlas, Pasrah

Catatan Si Aldy

Indahnya Berbagi

DeRie Berbagi..

Just Share Everything..